Kamis, 15 April 2010

waw....1 gelas untuk 15 jam


seorang guru jebolan ITS surabaya tepatnya magetan telah berhasil menemukan sebuah energi alternatif dari belimbing wuluh. guru yang bernama asli Sunarto ini memang sejak lama melakukan berbagai percobaan untuk membuktikan adanya sumber enegi listrik pada belimbing wuluh

memang telah banyak yang mengetahui tentang kandungan energi listrik yang terdapat dalam asam phospat. Saya kira dalam belimbing wuluh ini banyak mengandung asam phospat, sehingga dapat membangkitkan listrik. Sebenarnya bias saja ada sumber lain yang lebih banyak mengandung asam phospat untuk dijadikan bahannya. Namun hanya bapak Sunarto yang memerhatikan keberadaan belimbing wuluh sebagai sumber pembangkit listrik alami.


Benar-benar hebat rakyat Indonesia. Bukan hanya orang muda saja bisa berprestasi hehehe J.

Dan karianya ini perlu dipatenkan agar Indonesia menjadi lebih maju dengan penggunaan listrik lebih efisien hingga 40han %. Baguskan

Caranya cukup mudah… kita hanya perlu menyiapkan 1 gelas tanah liat yang bersih dari pasir dan sampah. Siapkan juga dua elektroda dari lempengan seng dan lempengan tembaga. Jangan lupa ! jus belimbing wuluhnya, karena ini sumber utama kita. Oh ya kabel untuk menyambungkan kedua elektroda

Yups langkah selanjutnya adalah:

1) Isi beberapa gelas dengan tanah

2) Kemudian potong kabel menjadi beberapa bagian dgn panjang krng lebih 15 cm

3) Buat lempengan kecil seng dan tembaga

4) Sambungkan lempeng tembaga dengan lempengan seng dengan kabel juga lempengan lain di gelas lain. Lempengan lalu ditancapkan ke tanah

5) Masukkan beberapa sendok jus belimding wuluh dalam tipa gelas

6) seorang guru jebolan ITS surabaya tepatnya magetan telah berhasil menemukan sebuah energi alternatif dari belimbing wuluh. guru yang bernama asli Sunarto ini memang sejak lama melakukan berbagai percobaan untuk membuktikan

7) kalau mau pakai veting tinggal menyambungkan kawat_kwat dalam kabel yang dikupas kulitnya dengan veting tersebut…]

siap untuk dipakai ……. Satu gelas saja bias dipakai untuk 15 jam …… untuk selnjutnya tinggal menambah jumlah gelas….

Bagaimana mudah bukan ???? ,,, dalam sehari kita hanya memerlukan 2 gelas untuk satu lampu. Sedangkan siang hari kita tidak terlalu menggunakan lampu, ini membuat kita lebih hemat lagi. Apalagi belimbing wuluh dijual muran dipasaran.

Untuk itu kepada pemerintah. Saya yesti hanifah mengharapkan agar mimpi pak Sunarto ini diwujudkan dengan segeranya. Agar kemudian hari bias berguna bagi nusa dan bangsa..

Kita harus cepat bertindak kalau tidak para Negara tetangga yang mendengar angina lalu akan lebih dahulu mematenkan penemuan pak Sunarto ini. Saya yesti hanifah menyarankan agar penemuan ini segera didaftarkan ke dunia !!!!! segera!!!!